This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 24 April 2017

PUISI Nostalgia

Malam terus menipu lamunan Pada goresan rindu yang tak bertepi Pada penantian yang tak pasti Kiranya kutahu ia berlalu pergi Hembusan angin yang lirih Meniup sepenggal ingatan Merenungku di bawah rembulan Membawaku pada penyesalan Buih-buih syahdu masih menari dalam imaji Inginku berteriak, takutku kebisingan Kubisik pada sepi.. dan ternyata ia...

Minggu, 26 Maret 2017

Restuilah Dua Cinta

Kalimat apa yang pantas kita sebutkan untuk dua manusia yang sedang tertancap busur cinta? Adakah momentum perasaan yang lebih dahsyat bahagianya ketika orang mengalami jatuh cinta? Oh tidak.. Sungguh sulit mencari dan menafsirkan adrenalin yang dirasakan dua sejoli yang sedang jatuh cinta. Sebab, tidak ada yang lebih indah dalam sejarah perasaan manusia seperti saat...

Selasa, 03 Januari 2017

Indikasi dan Pemicu Perang Dunia Ke-3

Perang bisa punya banyak makna kepentingan, dan kebanyakan dari pemaknaan kepentingan tersebut bertalian dengan bisnis. Salah satunya jika tidak ada perang, maka industri senjata bisa gulung tikar. Itu sebabnya perang terus "diciptakan". Meski terapan edukasi sosial semakin tinggi, wajah manusia telah berubah, namun perang tetap menjadi sebuah gagasan politis. Dalam...

Selasa, 20 Desember 2016

Dari Peluru Menuju Pemilu.. Akankah Berbuah Pilu?

Berawal dari sebuah perang gerilya yang memperjuangkan kemerdekaan Aceh, mereka ini tanpa digaji, tapi mereka punya nyali, harga diri Negeri merupakan doktrin "Tak takut mati". Itulah sepenggal cover kisah gerakan GAM, sebuah gerakan perlawanan bersenjata yang kini berubah menjadi partai politik (Partai Aceh), adalah partai yang lahir dari metode gerakan atau taktik...

Jumat, 09 Desember 2016

PUISI : Pray For Pidie Jaya

Subuh Rabu legi.. Bumi pidie bergerak, tersentak mengeluarkan goncangan yang dahsyat, kalimat "Laailahaillallah" terkumandang di setiap sudut, bangunan-bangunan yang angkuh luluh seketika, sementara tubuh-tubuh yang lelap terperangkap dalam situasi.. Pidie berkabut.. Senyum kembali terselimut, hari ceria hilang ditelan duka, semangat hidup penuh luka dan lara,...